BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM Pekerjaan penimbunan jalan penghubung desa srimulyo-srikaton yang terletak di dusun v Desa Srimulyo Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 volume p 1000m x L 2,5m dengan besar anggaran Rp.172 juta kembali menuai kritik keras dari warga. Pasalnya, hasil pekerjaan dinilai jauh dari standar, bahkan terkesan asal jadi. Warga pun mendesak inspektorat banyuasin agar pekerjaan tersebut di audit menyeluruh.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan penimbunan jalan penghubung tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis. Kondisi ini memicu keresahan masyarakat setempat, pasalnya penimbunan jalan penghubung tersebut yang merupakan infrastruktur penting.
Salah seorang warga desa srimulyo menuturkan dugaan kekesalannya ialah proses pekerjaan penimbunan jalan penghubung sehingga mengancam kualitas bangunan yang dinilai sangat buruk.“Ini proyek pakai uang negara diduga dikerjakan sembarangan tidak sesuai spesifikasi,” ujar warga tersebut yang tidak kami sebutkan namanya dalam pemberitaan kali ini, Minggu (30/11/25).
Warga menilai bahwa pengawasan dari pihak terkait sangat lemah, sehingga pemerintah desa diduga bekerja tidak mengikuti standar teknis, Warga desa srimulyo tersebut bahkan menegaskan bahwa proyek seperti ini merugikan masyarakat karena manfaatnya tidak akan bertahan lama.
“Dengan desakan ini atas nama warga desa srimulyo berharap agar pekerjaan penimbunan jalan penghubung desa srimulyo-srikaton benar-benar memberikan manfaat, bukan sekadar formalitas pembangunan yang tidak berkualitas,” ungkapnya.
Warga berharap kepada inspektorat, kejaksaan, baik pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat segera melakukan pemeriksaan menyeluruh pada kegiatan fisik dana desa (DD) tahun 2025 desa srimulyo. Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan RAB maupun spesifikasi teknis, warga meminta agar pihak pemdes srimulyo memperbaiki pekerjaan yang dianggap tidak layak tersebut.
“Kalau dibiarkan begini tentunya azas manfaat dan kualitasnya di ragukan, inspektorat dan kejaksaan harus turun, cek langsung fisik pekerjaan penimbunan jalan penghubung desa srimulyo-srikaton tersebut,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pj kepala desa srimulyo”Khabib” belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait keluhan warga dan kualitas pekerjaan di lapangan.
(Dedek Candra)